Gerakan Nasional Indonesia Mengaji · Program 1-1-1
Hubungi: 0812-2408-0619
1 RT · 1 Guru Ngaji · 1 Peternakan Domba Dorper

Gerakan Indonesia Mengaji dari Setiap RT

Saatnya menuntaskan buta huruf, buta baca, dan buta makna Al-Qur’an melalui gerakan masyarakat yang terukur, berkelanjutan, dan dibiayai secara mandiri.

1 RT Basis gerakan paling dekat dengan warga
1 Guru Pembina Al-Qur’an yang kompeten
1 Usaha Domba Dorper sebagai pembiayaan mandiri
Gerakan Amal Jariyah

Dari satu RT, lahir generasi Qur’ani.

Setiap dukungan menjadi bagian dari pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi umat.

Mengapa Ini Mendesak

Tantangan Al-Qur’an di Tengah Masyarakat Tidak Bisa Dibiarkan

Banyak warga ingin belajar, tetapi belum memiliki akses guru, sistem pembelajaran, dan dukungan yang konsisten di lingkungan terdekat.

ا

Buta Huruf Al-Qur’an

Masih ada anak, remaja, dewasa, hingga lansia yang belum mengenal huruf hijaiyah dan belum mampu memulai membaca Al-Qur’an.

📖

Buta Baca Al-Qur’an

Sebagian sudah mengenal huruf, tetapi belum lancar membaca secara tartil, benar tajwidnya, dan konsisten pembiasaannya.

Buta Makna Al-Qur’an

Sebagian mampu membaca, tetapi belum memahami pesan, nilai akhlak, tuntunan keluarga, dan makna kehidupan dalam Al-Qur’an.

Solusi Utama

Program 1-1-1 Indonesia Mengaji

Satu model sederhana untuk menghidupkan pembelajaran Al-Qur’an, memuliakan guru ngaji, dan membangun kemandirian pembiayaan dakwah.

🏘️

1 RT

Setiap RT menjadi pusat gerakan mengaji yang dekat, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan warga.

🕌

1 Guru Ngaji Kompeten

Guru ngaji dibina untuk mengajar baca Al-Qur’an, tahsin, tajwid, pemahaman dasar, dan pembinaan akhlak.

🐑

1 Peternakan Domba Dorper

Unit usaha produktif hasil swadaya masyarakat untuk menopang honor guru, operasional kelas, dan kegiatan dakwah.

Visi Gerakan

Bayangkan Setiap RT Memiliki Suasana Qur’ani

Indonesia Mengaji ingin menghadirkan Al-Qur’an sebagai cahaya dalam keluarga, lingkungan, dan bangsa. Bukan hanya dibaca, tetapi dipahami dan diamalkan.

Anak-anak belajar sejak diniLingkungan menyediakan ruang belajar yang aman, rutin, dan dekat dari rumah.
Remaja punya ruang pembinaan positifMereka diarahkan pada nilai Qur’ani, akhlak, dan kegiatan yang membangun.
Guru ngaji dimuliakanPeran guru ngaji diperkuat dengan dukungan kapasitas, sistem, dan pembiayaan.
Masjid dan mushala lebih hidupKegiatan pembelajaran Al-Qur’an menjadi aktivitas rutin yang menyatukan warga.
Cara Kerja

Dari Pemetaan Warga hingga Program Berjalan Mandiri

Program dibuat praktis agar dapat dijalankan oleh pengurus RT/RW, DKM, guru ngaji, relawan, donatur, dan mitra CSR.

Pemetaan RT

Mendata warga, calon peserta, calon guru ngaji, lokasi belajar, dan potensi dukungan masyarakat.

Penetapan Guru

Memilih atau menyiapkan guru ngaji yang siap membina anak-anak, remaja, dewasa, dan lansia.

Pelatihan Guru

Guru mendapatkan pembekalan metode pengajaran, kurikulum, pengelolaan kelas, dan evaluasi.

Pembukaan Kelas

Kelas mengaji dijalankan rutin di rumah warga, mushala, masjid, majelis, atau ruang komunitas.

Unit Domba Dorper

Warga, donatur, dan mitra membangun peternakan produktif sebagai sumber pembiayaan mandiri.

Evaluasi dan Replikasi

Program dipantau agar pembelajaran, guru, dan usaha produktif berjalan serta dapat diperluas ke RT lain.

Kurikulum

Pembelajaran Bertahap, Praktis, dan Terukur

Indonesia Mengaji tidak hanya mengajarkan membaca, tetapi juga mendorong pemahaman dan pengamalan nilai Al-Qur’an.

Level 1

Dasar Huruf

Mengenal huruf hijaiyah, makharijul huruf, tanda baca, dan dasar membaca Al-Qur’an.

Level 2

Lancar Baca

Melatih kelancaran, tartil, tajwid dasar, dan pembiasaan membaca secara rutin.

Level 3

Pemahaman Dasar

Memahami arti, pesan moral, doa harian, surat pilihan, dan ayat-ayat akhlak.

Level 4

Pengamalan

Mendorong peserta menerapkan nilai Al-Qur’an dalam keluarga, sosial, dan kehidupan sehari-hari.

Pembiayaan Mandiri

Mengapa Peternakan Domba Dorper?

Program dakwah dan pendidikan membutuhkan keberlanjutan. Karena itu, Program 1-1-1 menggabungkan pembelajaran Al-Qur’an dengan unit usaha produktif berbasis masyarakat.

Peternakan Domba Dorper menjadi model pembiayaan mandiri untuk mendukung honor guru ngaji, operasional kelas, kegiatan masjid/mushala, dan pemberdayaan ekonomi warga.

Honor guru ngaji
Operasional pembelajaran
Kegiatan masjid/mushala
Pemberdayaan warga
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”

Dampak Program

Satu Program, Banyak Manfaat untuk Umat

Program 1-1-1 dirancang agar manfaatnya terasa pada pendidikan, keagamaan, sosial, ekonomi, dan pembangunan generasi.

🎓

Pendidikan

Warga memiliki akses pembelajaran Al-Qur’an yang lebih dekat, rutin, bertahap, dan terukur.

🕌

Keagamaan

Masjid dan mushala hidup dengan aktivitas pembinaan Al-Qur’an yang konsisten.

🤝

Sosial

Warga semakin terhubung melalui silaturahmi, gotong royong, dan kepedulian lingkungan.

🌱

Ekonomi

Peternakan produktif membuka peluang pembiayaan mandiri dan pemberdayaan warga.

👨‍👩‍👧‍👦

Keluarga

Orang tua dan anak memiliki ruang belajar dan penguatan nilai Qur’ani bersama.

Generasi

Anak dan remaja tumbuh dengan akhlak, arah hidup, dan lingkungan yang mendukung.

Ambil Peran

Siapa Saja Bisa Terlibat

Setiap kontribusi bernilai. Anda bisa bergerak sebagai penggerak lokal, guru, relawan, donatur, mitra usaha, sponsor, atau penyebar informasi.

🏘️

Penggerak RT/RW

Mengajak warga, menghubungkan tokoh setempat, dan membantu memulai kelas mengaji.

📚

Guru Ngaji/Relawan

Membimbing peserta belajar membaca, memperbaiki bacaan, dan memahami nilai Al-Qur’an.

💚

Donatur Program

Mendukung mushaf, buku belajar, pelatihan guru, honor guru, dan operasional kelas.

🐑

Mitra Peternakan

Mendukung modal ternak, kandang, pakan, lahan, manajemen usaha, atau pemasaran.

🏢

Mitra CSR

Menjadikan Program 1-1-1 sebagai program sosial bidang pendidikan dan pemberdayaan ekonomi.

📣

Penyebar Kebaikan

Membagikan informasi kepada keluarga, sahabat, komunitas, masjid, perusahaan, dan lembaga.

Jangan Biarkan Gerakan Ini Hanya Menjadi Wacana

Mulailah dari satu RT, satu guru ngaji, dan satu peternakan produktif. Mari bersama membangun lingkungan Qur’ani yang hidup, mandiri, dan berdampak.

Pertanyaan Umum

FAQ Program 1-1-1

Apakah program ini hanya untuk anak-anak?

Tidak. Program ini terbuka untuk anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia sesuai kebutuhan warga di setiap RT.

Apakah harus memiliki peternakan sejak awal?

Tidak harus. Program dapat dimulai dari kelas mengaji terlebih dahulu, lalu bertahap membangun unit usaha produktif melalui swadaya, donasi, atau kemitraan.

Siapa yang bisa menjadi mitra?

Pengurus RT/RW, DKM, guru ngaji, komunitas, donatur, perusahaan, lembaga CSR, pemerintah, penyedia lahan, dan siapa pun yang ingin terlibat dalam kebaikan.

Bagaimana cara memulai di lingkungan saya?

Hubungi tim Indonesia Mengaji melalui WhatsApp, lalu lakukan pemetaan kebutuhan warga, calon guru ngaji, tempat belajar, dan bentuk dukungan yang tersedia.